Ciri - Ciri Penipuan Jual Beli Online di Toko Online (Online Shop)
Kebutuhan masyarakat Indonesia akan yang namanya Online Shop
semakin meningkat dari waktu ke waktu. Selain keberadaan ribuan toko
online serta adanya situs jual beli online terbesar di Indonesia seperti
Tokobagus.com atau Berniaga.com, pastinya akan mendatangkan banyak
sekali manfaat terutama bagi para pelaku bisnis maupun kita sebagai
penjual maupun pembeli. Barang dan Jasa yang ditawarkanpun sangatlah
beragam baik dari produk elektronik, pakaian, otomotif hingga lowongan
pekerjaanpun tersebar di segala penjuru pelosok dunia maya.
Sebagai pembeli kita dituntut untuk cerdas dan jeli. Cerdas dan jeli disini dalam arti selalu waspada sebelum membeli suatu barang dari orang yang belum kita kenal sebelumnya. Karena diluar sana oknum - oknum nakal pelaku penipuan online ini jumlahnya kian hari terus meningkat, entah karena ini ada niat pelakunya maupun karena ada kesempatan. Maka dari itu, agar anda tidak gegabah dalam menentukan sikap dalam membeli barang ada baik membaca Ciri - Ciri Penipuan Jual Beli Online, berikut ini :
1. Produk dan Barang Elektronik. Barang yang sering dijual oleh
para penipu ini ialah produk - produk seperti gadged, handphone terbaru,
laptop, kamera digital dan produk - produk elektronik lainnya. Karena
barang - barang seperti menurut saya tingkat daya jual dan beli di
masyarakat sangatlah tinggi (animonya).
2. Harga barang Tidak Wajar. Umumnya para penipu ini menjual
barang hingga 50% dari harga normal dipasaran. Itu dilakukan agar
menarik minat calon korbannya. Misal : Sebuah gadged Nokia Lumia 625
harga barunya Rp. 2.000.000,-. Kemudian si penipu tersebut menjualnya
dengan harga Rp. 500.000,- sd Rp 1.000.000. Hati - hati ini hanyalah
trik untuk mengelabuhi anda.
3. Tidak Bisa COD (Cash On Delivery). Pada umumnya si penipu ini
akan menolak dengan beribu alasan, karena barang yang mereka jual ialah
fiktif alias tidak ada. Misalkan Bisa COD, si penipu mengharuskan atau
meminta DP terlebih dahulu sebesar 50% dari harga barang.
4. Tidak Bisa Rekber (Rekening Bersama). Rekening bersama adalah
salah bentuk meminimalisir tindak pidana kejahatan penipuan jual beli
online. Apabila si oknum ini diajak untuk rekber dia menolak dengan
alasan ribet atau belum pernah dsb. Waspada saja untuk siap - siap
meninggalkan itu lapak jual belinya.
5. Alamat Toko Tidak Jelas atau Fiktif. Biasanya para penipu ini
mengaku berdomisili di sekitar Batam, Pekanbaru, Pontianak atau daerah
yang dekat dengan perbatasan anatar negara. Misalkan ada toko pasti
letaknya jauh dan bisa dibilang susah untuk dijangkau. Atau bahkan kalau
dicek langsung tidak ada sama sekali. Ada juga penipu yang mngelak
kalau dia hanya berjualan online alias tidak ada tokonya. Kalau di
logika orang dagang online untuk mendongkrak jualan di toko offline atau
fisiknya. Sedangkan si penipu ini berpikir sebaliknya, jualan online
karena tidak ada toko fisiknya, aneh bukan?
6. Barang Black Market. Anehnya disini si penipu ini mengaku kalau barang BM yang mereka jual bergaransi. Kalau kita nalar saja, mana ada barang BM bergaransi resmi 1 hingga 2 tahun. Karena sejatinya barang black market ialah barang ilegal tanpa ada persetujuan dari pihak bea cukai untuk diperdagangkan. Ini hanyalah akal - akalan para penipu.
7. Foto barang dan Resi Pengiriman tidak Jelas. Para penipu ini juga menampilkan foto barang yang sudah pasti asal ambil di google, forum atau lapak orang lain. Resi pengirimanpun sudah pasti fiktif. Lha wong niatnya sudah menipu. Contohnya : Toko ngakunya di Batam namun salah satu bukti resinya di cek ternyata dari Jakarta ke Jogja.
8. Menggunakan Webite gratisan beserta testimoni palsunya. Yang saya ketahui prinsip penipu ini ialah tidak beda jauh dari prinsip dalam dunia ekonomi. Yakni mengeluarkan modal sedikit untuk mendapatkan hasil maksimal bergitu juga degan para penipu. Misal ada testimonipun itu semua hanyalah karangan belaka para penipu tersebut. Testimoni yang mereka dapatkanpun hanyalah karangan sendiri.
6. Barang Black Market. Anehnya disini si penipu ini mengaku kalau barang BM yang mereka jual bergaransi. Kalau kita nalar saja, mana ada barang BM bergaransi resmi 1 hingga 2 tahun. Karena sejatinya barang black market ialah barang ilegal tanpa ada persetujuan dari pihak bea cukai untuk diperdagangkan. Ini hanyalah akal - akalan para penipu.
7. Foto barang dan Resi Pengiriman tidak Jelas. Para penipu ini juga menampilkan foto barang yang sudah pasti asal ambil di google, forum atau lapak orang lain. Resi pengirimanpun sudah pasti fiktif. Lha wong niatnya sudah menipu. Contohnya : Toko ngakunya di Batam namun salah satu bukti resinya di cek ternyata dari Jakarta ke Jogja.
8. Menggunakan Webite gratisan beserta testimoni palsunya. Yang saya ketahui prinsip penipu ini ialah tidak beda jauh dari prinsip dalam dunia ekonomi. Yakni mengeluarkan modal sedikit untuk mendapatkan hasil maksimal bergitu juga degan para penipu. Misal ada testimonipun itu semua hanyalah karangan belaka para penipu tersebut. Testimoni yang mereka dapatkanpun hanyalah karangan sendiri.
Setelah membaca tulisan ini harapan terbesar saya ialah tidak ada korban
- korban lagi yang berjatuhan akibat kurang jelinya kita dalam membeli
suatu barang dengan sistem online yang mengakibatkan dengan mudahnya
para pelaku kriminal jual beli online ini mengambil uang hasil jerih
payah anda pribadi. Ingat, waspada sebelum membeli ada kunci berhasilnya
suatu proses transaksi. Anda, masih ragu lapak orang lain penipu apa
bukan? Mari kita sama - sama diskusikan melalui kotak komentar di bawah
ini. Semoga artikel mengenai Ciri - Ciri Penipuan Jual Beli Online dapat memberikan manfaat bagi anda semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar