Kisah Nabi Syu'aib AS beserta Mukjizat nya
14. Syu'aib AS
Syu'aib adalah salah satu dari 4 nabi bangsa Arab. Tiga nabi lainnya
adalah Hud, Saleh, dan Muhammad SAW. Ia seorang nabi yang dijuluki juru
pidato karena kecakapan dan kefasihannya dalam berdakwah.
Nabi Syu'aib AS diutus ke tengah kaum Madyan yang tinggal di Ma'an,
suatu daerah di pinggir Syam (sekarang Suriah), yang berbatasan dengan
Hijjaz dan dekat Danau Luth. Sesuai namanya, bangsa Madyan adalah bangsa
Arab yang bernasab dari Madyan bin Ibrahim AS.
Kaum ini menyembah Aikah, yaitu sebidang tanah padang pasir yang ditumbuhi sejumlah pohon.
Dakwah Nabi Syu'aib AS pada kaum Madyan
Masyarakat Madyan terkenal korup dan menjalankan praktek-praktek
perdagangan yang curang. Mereka menggunakan alat ukur yang besar kalau
membeli dan menggunakan alat ukur yang kecil kalau menjual, sehingga
kekayaan bertumpuk pada segelintir orang saja.
Dalam kondisi demikian, Nabi Syu'aib AS memperingatkan kaumnya agar
meninggalkan praktek-praktek yang curang itu, tetapi ia ditanggapi
dengan kasar, bahkan mereka mengancam akan menyiksa dan merajamnya jika
ia tidak mau menghentikan dakwahnya.
Akhirnya Nabi Syu'aib AS dan pengikutnya pindah ke negeri lain, karena
penduduk Madyan sudah tidak bisa diharapkan lagi. Beberapa saat setelah
Nabi Syu'aib dan pengikutnya pergi, tiba-tiba penduduk Madyan dikejutkan
oleh adanya gempa maha dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan.
Berdakwah pada kaum Ashabul Aikah
Nabi Syu'aib dan pengikutnya pindah ke negeri Aikah sesuai petunjuk
Allah SWT yang memang menugaskannya berdakwah disana. Ternyata penduduk
Aikah juga sama durhakanya dengan penduduk Madyan. Mereka menolak ajakan
Nabi Syu'aib untuk menyembah Allah. Mereka bahkan mengejek dan
menantang Nabi Syu'aib agar mensegerakan azab yang dijanjikan Allah.
Karena kedurhakaan mereka ini, akhirnya turunlah azab Allah SWT berupa
iklim panas yang membakar dan menyesakkan dada. Dengan sia-sia kaumnya
lari kesana-kemari mencari tempat perlindungan.
Saat mereka kebingungan, tiba-tiba muncul segumpal awan hitam.
Orang-orang menyangka bahwa itu adalah awan pertolongan. Ketika kaum
durhaka itu bernaung di bawahnya, tiba-tiba awan itu mengeluarkan
gemuruh yang dahsyat dan menghancurkan mereka semua.
Binasalah kaum yang durhaka itu. Satu pun tak ada yang tersisa. Hanya
Nabi Syu'aib AS dan para pengikutnya yang bisa selamat berkat rahmat dan
perlindungan Allah SWT.
Kisah Nabi Syu'aib AS diceritakan dalam surat Asy-Syu'arâ': 176-191, Hûd: 84-95, Al-A'râf: 85-93, dan Al-Hijr: 78-79
Tidak ada komentar:
Posting Komentar