Kisah Nabi Yunus AS beserta Mukjizat nya
21. Yunus AS
Nabi Yunus bin Mata diutus oleh Allah SWT untuk menghadapi penduduk
Ninawa, suatu kaum yang keras kepala, penyembah berhala, dan suka
melakukan kejahatan. Berulang kali Nabi Yunus AS memperingatkan mereka,
tetapi mereka tidak mau berubah, apalagi karena Nabi Yunus AS bukan dari
kaum mereka. Hanya ada 2 orang yang bersedia menjadi pengikutnya, yaitu
Rubil dan Tanuh. Rubil adalah seorang yang alim bijaksana, sedang Tanuh
adalah seorang yang tenang dan sederhana.
Nabi Yunus AS meninggalkan kaumnya
Karena tak mendapat sambutan yang baik dari penduduk Ninawa, Nabi Yunus
memberi ultimatum pada kaumnya, jika dalam tempo 30 hari mereka tidak
mau insyaf, tidak bertaubat kepada Allah, maka akan diturunkan siksa.
Akan tetapi Allah mencela batas waktu yang ditetapkan Nabi Yunus, dan
memerintahnya untuk menambahnya menjadi 40 hari. Nabi Yunus pun menuruti
perintah Allah, dan mengabarkan pada kaumnya bahwa batas waktu mereka
diubah menjadi 40 hari. Tetapi rupanya kaumnya tidak menggubris tenggang
waktu itu. Mereka malah menantang dan berani menunggu datangnya siksa
itu.
Karena kesal, Nabi Yunus lalu pergi meninggalkan penduduk Ninawa menuju
suatu tempat. Sepeninggal Nabi Yunus AS, setelah 40 hari tiba-tiba
muncullah awan gelap di pagi hari, semakin siang mereka melihat cahaya
merah seperti api hendak turun dari langit. Mereka sangat ketakutan.
Berbondong-bondong mereka mencari Nabi Yunus, tapi tak ada seorang pun
yang tau dimana keberadaannya.
Mereka lalu bertobat dan berdoa dengan khusyu kepada Allah. Semua orang,
baik laki-laki maupun perempuan, tak ketinggalan juga anak-anak saling
menangis dan mengembalikan barang-barang rampasan kepada pemiliknya.
Maka Allah SWT menerima taubat mereka, dan mencabut kembali azab-Nya.
Nabi Yunus AS dalam perut ikan
Setelah meninggalkan kaum Ninawa, Nabi Yunus AS tiba di suatu tempat di
pinggir laut. Disana ia menjumpai sejumlah orang yang bergegas naik
perahu. Nabi Yunus meminta izin pada mereka agar diperbolehkan ikut, dan
mereka mengizinkannya. Namun ketika berada di tengah laut tiba-tiba
badai menerjang. Sang Nahkoda meminta salah satu dari penumpang untuk
turun agar yang lain terselamatkan. Setelah diundi berkali-kali, selalu
nama Nabi Yunus AS yang keluar, sehingga ia pun pasrah. Ia menganggap
bahwa itu sudah kehendak Allah SWT, dan ia pun terjun ke laut.
Begitu melompat ke laut, tiba-tiba seekor ikan besar menelannya dan
membawanya ke pantai. Di dalam perut ikan itu Nabi Yunus menyadari
kesalahannya telah meninggalkan kaumnya. Ia pun berdoa dan bertaubat
kepada Allah memohon ampunannya. Atas kesungguhan doanya, maka
sesampainya di pantai, Nabi Yunus dikeluarkan kembali dari perut ikan
dalam keadaan sakit dan lemah. Setelah Allah mengembalikan kesehatan dan
kekuatannya, Nabi Yunus AS mendapat wahyu agar kembali ke Ninawa untuk
membina kaumnya yang sudah sadar itu.
Kisah Nabi Yunus AS terdapat di Al Qur'an dalam surat Yûnus: 98, As-Saffât: 139-148, dan Al-Anbiyâ: 87-88.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar